Honeyflow.com | FAQ's | Community |

Komunitas Perlebahan Indonesia (Indonesian Beekeepers Community)


#21

keren, udah sering panen michang?


#22

Hahhahaha beberapa kali sudah :slight_smile:


#23

michang, pasang sarang lebahnya dimana? kemarin saya ngobrol sama orang kehutanan bogor, katanya sekarang pelihara lebah itu susah, karna makanan alami nya udah jarang dan musim ujan yang ga jelas bikin bunga rontok. para petani lebah juga biasanya gembalain lebahnya tergantung musim bunga
itu lebah yg michang pelihara tetap di satu tempat bisa hidup terus?


#24

Saya pasang di arah legok ke parung panjang, sekalipun ga banyak itu juga udah fluktuatif.
Betul sekali, pelihara koloni lebah memang sangat terpukul dengan iklim dan cuaca yang benar ga jelas, alhasil berbagai peternak yang ada ngisi air gula ke kotak2 lebahnya. Cara nyelsainnya ya ada 2, yaitu pergi bawa kotak2 lebah ke tempat yg ada bunga pake truk, atao ngisi aja air gula (ky isi kendaraan pk bensin).
Hal yang paling bermasalah adalah ketika peternak ngisi air gula (stimulan), tapi dipanen sebagai madu dan dijual ke konsumen (deteksinya akan lebih kompleks) dibandingkan yg ngoplos ato bikin madu sendiri).

Pada dasarnya karena ga terlalu banyak, mrk bisa hidup. Asalkan ketika musim paceklik ya harus berani keluar untuk beli gula. Begitu kasih air gula, koloni lebah (A. mellifera) biasanya tinggal nunggu beberapa waktu, sebelum diserbu sama cerana yang sarangnya lagi kehabisan SDA. Sekarang pelihara koloni di Indo sepertinya harus stimulan, ga bisa ngadalin cadangan madu yg disempen si lebah.


#25

Hi Michael,

Salam Kenal :grinning:

Setelah melihat video flow hive, aku tertarik dengan beternak lebah nih. Untuk hobby aja dulu. Mohon bimbingan nya ya.

Untuk mulai aku harus darimana ya?
Hardware Flowhive nya bagaimana bisa dibeli nya?
Bibit lebah nya bisa didapatkan darimana?
Panduan Beekeeper for Beginner nya belajar darimana?

Hehe sorry banyak nanya :slightly_smiling_face:

Warm Greeting from Bandung
Hendrik


#26

Hi Kirdneh,

Salam kenal juga :slight_smile:

[quote=“kirdneh, post:25, topic:9999”]
Setelah melihat video flow hive, aku tertarik dengan beternak lebah nih. Untuk hobby aja dulu. Mohon bimbingan nya ya.
[/quote] okedeh no problem hehehe :slight_smile:

Klo kamu mau mulai ternak lebah, mesti belajar dlu tipe lebah seperti apa yang cocok buat kamu, karena di Indonesia nga cuma apis mellifera aja tipe lebahnya seperti di luar negeri. Di Indonesia kita punya beragam jenis lebah, dimana setiap jenis punya keunggulannya masing-masing, seperti ada lebah cerana, trigona, dan sebagainya.
Ini aku bantu pertimbangannya:

  1. Lokasi dimana? Kota atau desa? banyak peternak lebahnya ga?
  2. Tujuannya apa? edukasi? madu? tipe madunya apa? kuantitas produksi? dan sebagainya
  3. Kamu suka yang se-natural mungkin? suka spesies asli Indonesia?
  4. Mau yang udah banyak literaturnya atau yang sedikit, yang penting eksperimen dan pengalaman?
  5. Mau yang harus pake flow hive, ato yang ga pake flow gpp deh?
    Nah faktor2 bgt ntar nentuin tipe lebah kamu, inget ga semua lebah bisa dipakein flow hive, cuma jenis mellifera aja yang bisa, tapi jenis ini bukan asli Indonesia :slight_smile:

Saya pribadi recom untuk di Flow shopnya langsung, jangan beli versi “bajakan” karena kualitinya agak dipertanyakan, mari dukung produk asli :slight_smile:

Ini sekali lagi sangat tergantung dengan tipe lebah yang kamu mau, beda tipe beda tempat buat beli. ada yang beli di masyarakat pedesaan, ada yang beli di perum perhutani, dan sebagainya. Semua tergantung tipe apa yang sesuai dengan kamu, dan yang kamu mau, kualitas seperti apa, beli dimana, berapa biaya yang mau kamu spent, dan sebagainya.

Klo panduan lebah, ada bagusnya cari literatur dari barat, karena sumbernya lebih terpercaya dan hasil research bertahun tahun itu… mereka banyak spent pengeluaran hanya untuk memperbaharui informasi tentang perlebahan atua buku panduan peternak lebahnya. Saya pribadi recom untuk: New Zealand, Inggris, US, Canada. Lebih kecil negaranya makin bagus, karena aga sesuai bahasnya dengan Indonesia. Saya nga terlalu recom dari Indonesia, karena selain jarang diupdate, informasinya juga kurang menyeluruh secara rata-rata (menurut saya).

Ga masalah kok hehehe, jangan kapok ya nanya :stuck_out_tongue:

Warm greeting from Tangerang
Michael :slight_smile:


#27

Hallo Michael,

Thank u for the reply :slight_smile:

  1. Lokasi di pinggiran kota. Dekat Taman Hutan Lindung Juanda. Entah apakah banyak peternak lebah nya atau tidak ya. Yang pasti jarang ketemu lebah. Kalau Hornet sering. Apakah Hornet akan menjadi masalah untuk lebah yang akan dipelihara?
  2. Tujuan awal: Hobby dan Madu. Belum berpikir untuk produksi.
  3. Ingin nya se-alami mungkin. Dan logikanya spesies asli daerah harusnya lebih tahan banting dgn kondisi cuaca dan binatang lokal. —> Tapi karena prioritas nya lebih ke “praktis dengan menggunakan Flow Hive”, jadi kalau spesies lokal tidak memungkinkan ya aku lebih memilih ganti spesies.
  4. Literatur sebenarnya kan diperlukan untuk basic knowledge nya saja. The real knowledge nya didapat dari eksperimen dan pengalaman. Harus banyak cari2 info dan sharing untuk mengurangi kesalahan umum hehehe.
  5. Pakai Flow Hive donk :stuck_out_tongue_closed_eyes: Karena kalo pakai cara biasa proses penyulingannya ribet.

Berarti apa saja langkah pertama yang saya harus lakukan:

  1. membeli Flow Hive (kalo ga salah mereka ga bisa kirim langsung ke indonesia ya?)
  2. membeli sarang lebah apis mellifera (dimana?)
  3. perlu menanam bunga sendiri? seberapa banyak untuk 1 koloni lebah? apakah harus bunga tertentu? atau sembarang bunga (bunga liar biar tahan banting - juga bisa)?

With Love and Light
Hendrik


#28

Wah hutan konservasi yang ada di daerah Bandung ya itu? Klo di luar negeri sih udah pasti dikepung sama para peternak lebah hehehe. Saya ga tau detil peternak lebah di Bandung, tapi setau saya klo hutan konsevasi ato lindung gt pasti jd salah satu destinasi oleh si peternak lebah, dengan cara sewa daerah deket situ, mungkin bisa observasi sekeliling dlu :slight_smile: . Lebah emang aga sulit keliatan sih, klo ga pagi hari liatin bunga-bunga . .
Untuk hornet, tawon, dan teman2nya, ini kedepannya ngaruh besar sih bro, apalagi klo ketemu hornet dalam jumlah besar. Logikanya, tawon makan serangga yang lain (termasuk lebah), lebah makin banyak (krn dibawa ke situ), tawon semakin dapet makanan, akhirnya tawon makin banyak … Saya pengalaman beberapa kali diserbu tu kotak lebah saya sama tawon, dan klo si tawon ga sampe masuk sarang biasanya lebahnya yang kalah :frowning:

Well, OK

Betul sekali logikanya sampean, berarti saudara masih sangat waras :stuck_out_tongue:
Ngejar praktis ya? sama kaya saya dlu hehehehe
saya pribadi sangat menyarankan kamu buat coba pelihara lebah mellifera tanpa flow dlu, flow emang mempermudah tapi bukan sangat mempermudah ala game “minecraft”. Pelihara lebah tetep ada kompleksnya, bahkan setelah pake flow sekalipun. Nah ini ada videonya di Flow, bahwa sekalipun pake flow pemilik tetap mesti cek kotak lebahnya.

hmnn literatur disitu sih lebih ke pengalaman atau eksperimen yang udah dibukukan sih, jadi klo ketemu satu masalah udah ada cara mengatasinya (kaya FAQ gitu)
Klo emang mau yang udah banyak, ya memang pake apis mellifera, jenis lebah yang paling banyak dipelajari. klo mau yang laen, aga kurang sih studi terkaitnya, jadi mesti coba eksperimen sendiri.

Ini mah namanya fix Apis Mellifera

Sekarang saya bahas tentang lainnya :slight_smile:

  1. Betul, mereka harus pake negara laen dlu, kalau dalam kasus saya negara hongkong. Nah permasalahnnya yang ada adalah orang perpajakan ato bea cukai langsung scan harga barangnya berapa, jadi langsung ketauan harganya. Nah ini mengakibatkan tingginya pajak yang harus dibayar oleh konsumen, dalam kasus ini berjuta-juta. Saya sendiri pernah kena pajak lumayan tinggi persennya, karena yang dikenakan pasti barang dari Ausi, dan kayunya dari US.

  2. Beli koloni apis mellifera ya? setau saya di bandung ada peternak-peternak, mungkin kamu bisa cari info lebih lanjut disitu. Carinya apis mellifera :slight_smile:

  3. Nah ini pada dasarnya klo mau nanem bisa seluas apa lahannya, dan apakah ? klo ga terlalu luas pada dasarnya ga terlalu perlu, yang penting si lebah cukup makan entah sumbernya beragam. Semakin beragam justru semakin bagus, ya kaya gizi seimbang lah, korbannya cuma rasa madunya ga monofloral aja :slight_smile:

Warm greeting from Tangerang
Michael :slight_smile:


#29

Hai Michang, saya tertarik dengan usaha berternak lebah, tapi binggung mulai dari mana hehehe


#30

hallo michael,

mungkin untuk mendapatkan impression yg lebih nyata aku harus lihat ke lapangan dulu ya?

apakah saya bisa mengunjungi lokasi peternakan nya michael? tangerang engga terlalu jauh dari bandung. :slight_smile:

karena saya tidak tau kontak pribadinya michael, bisa tolong di email ke saya alamat lokasi nya?
emailku: hendrik.pnut@gmail.com

with love and light
hendrik


#31

Saya akan memulai usaha permaduan di sekitar Grati Pasuruan.Rencana akan survei lokasi dulu. Maaf saya newbe…jadi belum tahu apa2 tentang dunia perlebahan…bagaimana cara memilih lokasi yang tepat untuk memelihara lebah madu ini…apakah daerah yang ada tanaman mangganya bisa atau dimana?terimakasih atas jawwabannya


#32

@itin hi, kalau bingung silahkan dilihat dlu forum ini, yang tidak tahu boleh ditanyakan dengan teman-teman disini :slight_smile:

@kirdneh Hi, sudah dijawab via email ya :slight_smile:

@Andreas_Andreas_Sony Hi Andreas :slight_smile:
Memilih lokasi tergantung peruntukannya dari anda, misalnya untuk produksi pollen, madu, koloni, atau bahkan penyerbukan. Tidak ada lokasi yang 100% mampu semua, jadi ya disesuaikan terlebih dahulu dengan keinginannya mau buat bikin apa. Tanaman mangga itu dikenal menghasilkan nektar, yang mana akan dikonversi untuk menjadi madu
Tapi klo pohannya cuma beberapa saja, bukan seperti perkebunan yang besar, hasilnya juga tidak terlalu dapat diandalkan. Jika penyerbukan perlu dilihat terlebih dahulu apakah saat berbunga oleh pemilik perkebunan dilakukan penyemprotan? bila iya maka sekalipun makanannya banyak, lebah yang datang akan keracunan dan bisa mati masal.
Ibarat tikus mati di lumbung padi, karena padinya beracun jadi sebanyak apapun tetap tidak berguna buat dimakan.


#33

hallo michael,

saya masih awam soal perlebahan…
saya tinggal dikalimantan tepatnya dikabupaten penajam paser utara, saya tertarik memelihara lebah madu, tujuanya mau panen lebah madu sendiri:grinning:, dan menurut saya ini unik juga.

kebetulan sekitar 2 bulan yang lalu dirumah saya ada lebah yang datang bersarang dicelah didinding batu bata rumah tepatnya didalam plafon, untuk lebah saya kurang tau persis jenis yg mana.dari kejadian itu saya berpikir kenapa enggak saya pelihara aja daripada diusir. Sempat ayah saya membuat kotak( box biasa ukurannya sekitar 504040) untuk memacing lebah masuk dan sekarang sudah masuk kedalam kotak. didekat box itu masih ada lebah yang bersarang didalam pelafon rumah. rencana mau saya pindahkan kedalam box yang sudah saya buat, belajar dari google:sweat_smile:
yang mau saya tanyakan,
kalau saya pindahin sarangnya kebox apa perlu saya pindah kan juga lebanya, atau lebah akan masuk
sendiri setelah sarang dipindahkan?

rencana saya mau bongkar batu bata nya malam hari, kata ibu saya lebah gak angresf saat malam?

fungsi pengasapan lebah untuk apa sih sebenarnya, apakah lebah gak nyerang kalau diasapin?

untuk lokasi saya dikalimantan sepertinya masih jarang terdengar petani lebah madu, rumah saya dekat
pesisir dimana banyak pohon kelapa. apakah cocok untuk pelihara lebah?

rencananya kotak lebahnya saya taruh diskitar rumah saja, apakah lebah ini gak membahayakan kalau
saya taruh di dekat rumah?

terimakasih


#34

Hello fellow beekeepers… I’m new in beekeeping (newbee :grin: :honeybee: ) and really need more information…
gw dan keluarga menjadikan madu, beepolen, propolis dll sebagai salah satu menu diet harian yang karenanya kami sangat konsumtif sama madu dkk tadi, karena khasiatnya jg sangat2 terasa.
setelah gw searching dan belajar ttg lebah, boom! I really fall in love with this creature… how they manage to live, how they make beautiful combs, honey, gimana mereka melakukan tugas mereka masing2, apalagi peran mereka buat alam… And ofcourse I really want to make this world better… with bees? why not? :smile:

akhirnya gw modalin buat beli Nuc? (klo ga salah disebutnya setelah baca2 komen diatas) dan ber-beekeeping rialah gw dengan ngawurnya hahaha… (sebenernya yang penting buat gw yaa belajarnya, dan pengalaman langsung)… and life’s goes on and on and on until today… it’s already 6 months since my first day with them.

I dont know if today gonna be the last day I beekeeping or can I still go on… because, here the bad news… I cant find The Queenbee. :sweat_smile: seriously…

Jadi… menurut Juragan sekalian…
kenapa ratu lebah dlm koloni gw ilang?
is she mating? (how long usually she need to go for it?)
dead? (cant find the body around btw lol)
kabur aja gitu? lol
what should I do?
btw… is there any easy way to buy these Flowhive mechanism things?

FYI :
~I still found several babies/eggs/puppa in there.
~so many empty spaces
~workers are normally active
~there is a honey, maybe not too much
~I have 8 frames now ( 2 heavy, 2 not really, 2 full frame but almost empty (no honey), 1 mulai dibangun sarang, 1 kosong (ga ada apa2).

I would really appreciate your help, solutions, motivation and suggestion guys…

BEE BENEFICIAL, BEE AWESOME :honeybee: :grin: :honeybee:


#35

You need to find a local bee club & a mentor. It would be good if you can do some bee classes. There is no need for this to be your last day of beekeeping. Good luck with that, cheers.


#36

Hiiii

Kalau dari sekilas yang saya baca, kemungkinan terbesarnya adalah tipe apis cerana, kalau bukan ya kemungkinan kecilnya apis dorseta, coba di google dlu nanti dibandingkan :slight_smile:
Lebahnya akan masuk sendiri apabila didalamnya sudah ada sang ratu, mereka tertarik dengan pheromonenya. Jadi apabila ratunya berhasil dimasukkan, tinggal dimasukkan saja sarang-sarangnya ke dalam kota juga, biasanya kurang dari 1 jam sudah pada masuk semua di kotak yg ada ratu.

Mereka memang tidak terlalu aktif malam hari :slight_smile:

Tidak seperti itu cara berfikirnya :slight_smile:
Lebah adalah serangga, hampir semua hewan termasuk serangga takut, dan tentunya asap sebagai salah satu indikasi kebakaran. Setelah lebah melihat ada asap, mereka pikir ada kebakaran sehingga bersiap melakukan evakuasi dari sarangnya. Hal tersebut membuat mayoritas dari mereka sibuk dengan mengkonsumsi madu sebanyak mungkin, dan persiapan untuk kabur. Ini membuat mereka tidak peduli dengan berbagai aktivitas yang dilakukan oleh manusia. Jadi kasarnya jinaknya karena terpaksa keadaan :stuck_out_tongue: Sekalipun demikian ada saja beberapa ekor yg bs menyengat, jadi hati hati ya :slight_smile:

Kalau lebah liar mau dan bisa hidup disitu, seharusnya bisa :slight_smile:

Problem terbesar dari lebah yang ditaru rumah adalah penerangan yang digunakan. Sebagian serangga punya sifat “suka” terang, mereka akan mencari terang tersebut. Alhasil kalau setiap malam, ada lampu yang dinyalakan didekat lebah, maka akan membuat lebahnya kabur sebagian ke lampu. Kalau dibiarkan terus maka jumlahnya bisa habis hanya karena lampur saja. Problem kedua adalah fogging atau obat anti nyamuk yang digunakan, karena apabila digunakan didekat dengan lebah dapat membunuh baik nyamuk dan lebah. Kalau 2 permasalahan tsb sudah selesai, umumya anda boleh coba pelihara :slight_smile:

Btw cerana punya sifat “nomaden” sesuai dengan ketersediaan pakan di alam, apabila sudah dirasa habis maka mereka akan abscond / hijrah ke tempat lainnya yang lebih terjamin ketersediaan pakannya :slight_smile:

Salam,
Michael


#37

Hallo Michael,
Saya tertarik beternak lebah sebagai hobi, kebetulan pekarangan rumah byk tanaman bunga jd kepikiran utk pelihara lebah. Apa aman pelihara lebah di pekarangan rumah kl punya balita? Di tangerang apa ada yg jual perlengkapan perlebahan? Thanks in advance.


#38

Hallo Michael
terimakasih responya :grin:

lebah disekitar box saya terkadang ada yang berhamburan keluar kemudian membuat gerombolan baru dan hinggap dipohon sekitar rumah, setelah beberapa hari hinggap dipohon kemudian gerombolannya hilang pergi.
apakah itu indikasi dari kurangnya pakan disekitar, atau pemecahan koloni karena saya lihat masih ada lebah yang menghuni boxnya?
terhitung sudah tiga kali kejadianya dan gerombolannya gak ada yg menetap disekitar rumah

apakah gerombolan lebah semacam itu selalu ada ratunya, jadi kalau saya mau pindahkan kedalam kotak saya tinggal pindahkan ratunya saja?

salam,
ilmi


#39

Hello every body I’m from Malaysia. I would like to ask you guys a few things cause the weather and the nectar source are same. Would the flow hive function as well in humid country like ours? I went to visit a beekeeper in Malaysia he told me that it’s imposiable. Can anyone answer my question ? Thanks in advance!


#40

Duh kaya latar belakang saya banget ini, hahahhahaha
Keluarga saya sangat suka kasih “gift” ke orang dengan menggunakan produk berbasis lebah, karane sudah enak terus menyehatkan lagi. Kami berhenti sejak mengkonsumsi produk perlebahan tapi malah jadi sakit (dr sehat malah jd sakit) ini kaya dikasih racun bukan madu LOL, maka dari itu kami mulai cb ternak lebah sendiri.

LOL
ini sangat mengingat saya tentang perjalanan dan pengalaman saya dalam perlebahan dari awal sampai sekarang, mirip blass hehehehe :slight_smile:
Bagus deh klo yang penting pengalaman, klo yg dicari madu doang, begitu ga menghasilkan ditendanglah itu lebahnya :stuck_out_tongue:

What do you mean with"empty spaces"? empty space in the bees frames or what?
can you please take some pict, and post here?

Berdasarkan situasi tersebut, kemungkinan seperti yang sudah dibahas oleh Dawn, Dee, dan teman-teman lainnya, ratunya tetap ada namun anda belum menemukannya saja, mungkin sekarang sudah ya? hehehehe Koloni yang tanpa ratu akan sangat berbeda aktivitasnya dengan yang ada ratunya. Koloni yang tidak ada ratu hampir tidak mungkin membangun sarang seperti yang anda katakan diatas :slight_smile:
Stay calm bro, no need to worry about that :wink:

Share ke sini ya foto-fotonya kalau bisa …

Glad to hear that, keep up the good works mate :smiley:
Wish u all the best beekeeping experience